Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 22:59:12【Sehat】976 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(9631)
Artikel Terkait
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- BGN: Penerima manfaat MBG berpotensi tembus 40 juta akhir Oktober
- Gubernur Jatim pastikan BRIN tangani kontainer suspek Cs
- Kemendagri: Luwu Timur paling siap jalankan program MBG daerah 3T
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Resep minuman yang dapat dicoba untuk mengatasi sembelit
- Kolaborasi MBG di Papua
- PBB sebut situasi di Darfur Utara di Sudan masih "katastropik"
- BPOM respon sirop obat dari India diduga ber
- Sembilan SPPG di Bangli Bali kantongi SLHS
Resep Populer
Rekomendasi

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Insiden pelepasan suar nodai konser reuni Oasis di Melbourne

Upaya Jakarta cari "cuan" baru untuk pembangunan di tengah pemangkasan anggaran

Pengamat: Kopdes Merah Putih modal untuk bangun ekonomi berbasis lokal

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis

BNPT: Sekolah jadi wadah pembentukan karakter bangsa cegah terorisme

Pengamat: Kemendagri pegang peran strategis sukseskan MBG

Bertemu Presiden Korsel Lee, Prabowo puji K